SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investigasi
Beranda » Blog » Maulid Nabi di Depan KCM Pamekasan Berlangsung Khidmat, Dihadiri Ribuan Jamaah, Forkopimda & Ulama

Maulid Nabi di Depan KCM Pamekasan Berlangsung Khidmat, Dihadiri Ribuan Jamaah, Forkopimda & Ulama

PAMEKASAN//Patriotmerahputih .com– Dandim 0826/Pamekasan, Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko, S.H., M.Han., menghadiri kegiatan tasyakuran dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Jalan Nyalaran, depan KCM, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri sekitar 5.000 jamaah.

Sejumlah pejabat dan tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolres Pamekasan AKBP Wahyu Hidayat, S.I.K., M.H., Wakil Bupati Pamekasan H. Sukriyanto, Danyon D Pelopor Satbrimobda Kompol Masrukin, S.H., serta Dan Sub Denpom V/4-3 Pamekasan Kapten CPM Sudirman.

Turut hadir Kepala Kejaksaan Pamekasan Anton Arifullah, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Pamekasan Wiryatmo Lukito Totok, S.H., M.H., Sekda Kabupaten Pamekasan Drs. Taufikur Rachman, M.Si., serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat lainnya. Kehadiran para unsur Forkopimda dan tokoh agama tersebut menambah khidmat pelaksanaan peringatan Maulid Nabi.

Kegiatan juga dihadiri para ulama dan pengasuh pondok pesantren, yakni RKH Moh. Faisol Abd. Hamid selaku Pengasuh PP Mambul Ulum Bata-Bata, RKH Moh. Rofi’i Baidowi selaku Pengasuh PP Al-Hamidi Banyuanyar, serta RKH Abdul Muin Bayan selaku Pengasuh PP Miftahul Ulum Panyeppen.

Dandim 0826/Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi momentum penting untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. “Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi ini sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Antisipasi Gangguan Kamtib, Rutan Kraksaan Rutin Geledah Kamar Hunian

Menurutnya, kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, kepolisian, ulama, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Pamekasan. “Kegiatan seperti ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antara aparat dengan masyarakat,” terangnya.(Endang).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement