Probolinggo, – Warga Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, mempertanyakan penyaluran bantuan pemerintah berupa beras dan minyak goreng yang diduga tidak transparan dan disalahgunakan oleh oknum perangkat desa.
Sejumlah warga mengaku menemukan adanya sisa bantuan dalam jumlah cukup banyak yang diduga dibawa pulang oleh seorang oknum perangkat desa berinisial M. Bantuan tersebut merupakan program dari Kementerian Sosial yang seharusnya disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.Kecurigaan warga semakin menguat setelah beberapa di antaranya melihat langsung keberadaan beras dan minyak goreng dalam jumlah besar di dalam rumah oknum tersebut.
Bahkan, menurut pengakuan warga, sebagian bantuan tersebut diduga diperjualbelikan kepada masyarakat sekitar.“Sempat ada warga yang membeli, dan memang benar di dalam kamar rumahnya ada banyak beras dan minyak goreng,” ungkap salah satu warga.Saat dikonfirmasi oleh tim wartawan, oknum perangkat desa berinisial M membantah tudingan tersebut.
Ia menyatakan bahwa dirinya hanya seorang petani yang setiap hari bekerja di sawah.“Tidak pak, kami ini orang tani, setiap hari ke sawah,” ujarnya singkat.Sementara itu, Camat Tongas, Rohmat, yang juga dimintai keterangan terkait dugaan tersebut belum memberikan respons hingga berita ini diterbitkan pada 10 Juni 2026.Tak hanya soal dugaan penimbunan bantuan, warga juga menyoroti keterlibatan oknum perangkat desa tersebut dalam kegiatan lain, seperti mengikuti diklat dan menjadi petugas sensus kependudukan. Hal ini dinilai menimbulkan pertanyaan mengenai pembagian tugas dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.Di sisi lain, warga juga mengeluhkan data penerima bantuan yang dinilai tidak akurat.
Mereka menyebut masih ditemukan nama warga yang telah meninggal dunia namun tetap terdaftar sebagai penerima bantuan. Selain itu, bantuan yang tidak diambil langsung oleh penerima disebut kerap dibawa pulang dengan alasan untuk diambil di kemudian hari, namun kenyataannya diduga justru diperjualbelikan.
Kondisi ini memicu dugaan adanya praktik penyalahgunaan wewenang dan nepotisme dalam pendataan maupun penyaluran bantuan sosial di Desa Curahtulis.Warga berharap pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun instansi berwenang, segera melakukan investigasi menyeluruh agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat yang berhak.



Komentar