
Probolinggo – Kepemimpinan di SMK PGRI 1 Probolinggo resmi berganti. Jabatan kepala sekolah yang sebelumnya diemban Eko Yuliastuti, S.P. kini diserahterimakan kepada Sulhan, S.H. dalam prosesi serah terima jabatan yang berlangsung di SMK PGRI 1 Probolinggo, Jalan dr. Moh. Saleh No. 5, Kota Probolinggo, Sabtu (4/7/2026).
Pergantian kepemimpinan tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan yang dibacakan Sekretaris Perwakilan Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) PGRI, Edy Supriyanto. Prosesi berlangsung khidmat dan disaksikan jajaran pengurus PGRI, YPLP, kepala sekolah di lingkungan PGRI, guru, serta tenaga kependidikan.
Hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua PGRI Kota Probolinggo R. Ahmad Mahfud, M.Si., Ketua Perwakilan YPLP Kota Probolinggo Drs. Sriyono Sundoro Hadi, M.M., beserta jajaran, para kepala TK dan SLB PGRI, serta seluruh keluarga besar SMK PGRI 1 Probolinggo. Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars PGRI, dilanjutkan doa bersama, pembacaan Surat Keputusan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, hingga penyampaian sambutan dari para pejabat dan tamu undangan.
Dalam sambutan perpisahannya, Eko Yuliastuti mengungkapkan rasa syukur sekaligus menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga sekolah atas kebersamaan dan dukungan selama dirinya memimpin SMK PGRI 1 Probolinggo. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas masih terdapat kekurangan.
“Saya ucapkan terimakasih dan mohon maaf kepada semuanya, khususnya kepada Pak Sulhan yang menggantikan saya, semoga kedepan lebih baik dan tambah maju dan saya akan tetap di SMK PGRI mendampingi beliaunya selama saya masih dibutuhkan,” ucap Eko Yuliastuti. Sementara itu, Kepala SMK PGRI 1 Probolinggo yang baru, Sulhan, S.H., menyatakan kesiapannya melanjutkan berbagai program yang telah berjalan.
Ia menegaskan bahwa kemajuan sekolah hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama seluruh unsur sekolah. “Saya mohon kerjasamanya yang baik dari rekan-rekan guru dan TU, kita ini satu Tim yang saling berkaitan, seumpama tim voli, ya tidak bisa main sendiri,” kata Sulhan. Menurutnya, kebersamaan dan saling mendukung merupakan modal utama dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun hubungan yang humanis antara guru dan peserta didik. “Kepada Para guru agar mengajar dengan kasih sayang dan juga menghargai murid, hal itu sesuai sabda Nabi,” lanjut Sulhan. Ketua Perwakilan YPLP Kota Probolinggo, Drs. Sriyono Sundoro Hadi, M.M., mengajak seluruh keluarga besar sekolah untuk memberikan dukungan penuh kepada kepala sekolah yang baru.
Ia menilai keberhasilan sebuah lembaga pendidikan sangat ditentukan oleh budaya kerja yang sehat dan saling menghargai. “Dalam bekerja ada dua kunci sukses yaitu bahagia dan kasih sayang. Kalau ingin rusak ada juga, yaitu sikap egois, semaunya sendiri, sikap ini sangat merusak,” pesan Sriyono.
Ia juga membagikan lima prinsip yang menurutnya menjadi bekal meraih keberhasilan dalam bekerja. “Agar sukses bekerja diantaranya, bekerja harus diawali dengan bersyukur, kemudian berprestasi, yang ketiga iklas, keempat mencintai/merawat diri sendiri dan yang kelima usaha,” lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua PGRI Kota Probolinggo, R. Ahmad Mahfud, M.Si., mendorong SMK PGRI 1 Probolinggo untuk memperkuat citra sekolah melalui pemanfaatan teknologi informasi dan media sosial agar semakin dikenal masyarakat. “Kita bekerja tidak usah selalu melihat masa lalu, kita harus membranding SMK PGRI dan ini harus segera dilakukan, manfaatkan media sosial semaksimal mungkin,” pesan Mahfud.
Selain itu, Mahfud mengajak seluruh guru PGRI menyukseskan program nasional PB PGRI bertajuk PGRI POWER, yang berfokus pada peningkatan kompetensi guru di bidang teknologi digital, termasuk penguasaan koding dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Ia juga memperkenalkan Bromo Pro Litera (Bromo Profesional Literasi) sebagai komunitas literasi yang menjadi wadah guru untuk mengembangkan budaya menulis dan mempublikasikan karya di media daring. “Mari kita sukseskan Program PB PGRI yaitu PGRI POWER dan biasakan menulis artikel.
Sekarang sudah ada wadahnya di Komunitas Menulis Bromo Pro Litera untuk dimuat di media pemberitaan online yang sudah disediakan,” ujar Mahfud. Di sela rangkaian acara, panitia turut memberikan tali asih kepada Dra. Suprapti, guru yang memasuki masa purna tugas. Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertahun-tahun di SMK PGRI 1 Probolinggo.
Serah terima jabatan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi kepemimpinan baru dalam membawa SMK PGRI 1 Probolinggo semakin maju, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan lanjutan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus memajukan SMK PGRI 1 Probolinggo di bawah kepemimpinan yang baru.



Komentar