SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uncategorized
Beranda » Blog » Warga Menjerit, Pembongkaran Jembatan Curah Bubur Tanpa Akses Alternatif Dinilai Lumpuhkan Perekonomian

Warga Menjerit, Pembongkaran Jembatan Curah Bubur Tanpa Akses Alternatif Dinilai Lumpuhkan Perekonomian

PROBOLINGGO – Pembongkaran Jembatan Curah Bubur yang berada di Desa Paras, Kecamatan Tegal Siwalan, Kabupaten Probolinggo, dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, hingga saat ini belum tersedia akses jalan alternatif yang memadai untuk menunjang mobilitas warga selama proses pembangunan berlangsung.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama pelaku usaha, petani, pedagang, dan pengguna jalan yang sehari-hari melintasi jalur tersebut. Warga mengaku harus menempuh jarak lebih jauh untuk mencapai tujuan, sehingga waktu tempuh dan biaya transportasi meningkat.

Sejumlah warga menilai tidak adanya akses alternatif telah mengganggu roda perekonomian masyarakat di wilayah Kecamatan Tegal Siwalan, Banyuanyar, hingga Maron. Distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta aktivitas ekonomi lainnya disebut mengalami hambatan sejak jembatan dibongkar.

“Warga sangat berharap pemerintah segera menyediakan jalan alternatif yang layak agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal selama pembangunan jembatan berlangsung,” ujar salah seorang warga.

Sebanyak 76 Jamaah PT Anggun Bestari Tour/Abi Tour Jalani Ziarah Religi di Madinah dan Makkah

Masyarakat juga meminta Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan instansi terkait memberikan solusi cepat agar dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan tidak semakin meluas. Menurut mereka, pembangunan infrastruktur memang penting, namun harus diiringi dengan perencanaan yang memperhatikan kebutuhan masyarakat pengguna jalan.

Hingga berita ini ditulis, warga masih menantikan langkah konkret dari pemerintah terkait penyediaan akses alternatif guna mengurangi kesulitan yang dialami masyarakat selama proses pembangunan Jembatan Curah Bubur berlangsung

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement