
SABTU, 17 OKTOBER 2026PROBOLINGGO – JAWA TIMUR Pekerjaan rehabilitasi saluran drainase di sepanjang Jalan Hos Cokroaminoto, Kota Probolinggo, yang menelan anggaran Rp 4.417.504.400,26 dari APBD Kota Probolinggo tahun 2026, justru menimbulkan masalah baru di tengah masyarakat. Pantauan awak media di lokasi, pekerjaan ini dinilai kurang tertib pelaksanaannya dan mengganggu aktivitas warga.
Air dari pengerjaan saluran terlihat mengalir ke mana-mana, meluap ke badan jalan dan menimbulkan bau yang kurang sedap. Kondisi ini tidak hanya membuat jalanan menjadi becek dan berlumpur, tetapi juga sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan serta berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan. Warga sekitar dan pengguna jalan memprotes kelalaian yang diduga tidak diindahkan oleh pihak pelaksana, CV.Probolinggo Cemerlang.
Seharusnya selama proses pengerjaan, pengendalian aliran air serta kebersihan di sekitar lokasi tetap dijaga, namun faktanya hal ini terabaikan. “Airnya ke mana-mana, baunya juga tidak enak. Jalan jadi kotor dan becek.
Padahal nilainya besar sekali, tapi pelaksanaannya tidak tertib,” keluh seorang warga kepada awak media. Rincian proyek: – Pekerjaan: Rehabilitasi Saluran Drainase Jalan Hos Cokroaminoto-
Nilai Kontrak: Rp 4.417.504.400,26- Sumber Dana: APBD (DAU) 2026
Pelaksana: CV. Probolinggo Cemerlang- Konsultan Pengawas: CV. Sigra Asanka Consultant
Waktu Pelaksanaan: 90 hari kalender (14 September – 13 Desember 2026)
Warga berharap Dinas Pekerjaan Umum Kota Probolinggo selaku pemilik pekerjaan segera menindaklanjuti dan menertibkan pihak kontraktor agar tidak merugikan masyarakat selama masa pengerjaan.
Air tidak boleh meluap ke jalan, area pekerjaan harus rapi, dan kebersihan lingkungan wajib terjaga. Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana belum memberikan tanggapan terkait keluhan warga tersebut.(Red)



Komentar