Dulu Tempat Karaoke Kini Jadi Mushola, Pemandu Lagu, Tukang Pijat dan Laundry Mengadu Nasib di Tempat Lain
PASURUAN, patriotmerahputih.com | 6 Oktober 2026 – Pemandangan kontras terlihat di kawasan eks lokalisasi Karanganyar, Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Jika dulu kawasan ini ramai hingar bingar musik karaoke setiap malam, kini kondisinya tutup total dan sepi seperti kuburan.
Pantauan Tim patriot merah putih com di lokasi, Senin (6/10/2026) pukul 17:49 WIB, tampak sebuah spanduk besar terpasang di gapura masuk kawasan bertuliskan “PEMBERITAHUAN LOKALISASI KARANGANYAR DITUTUP! PEMERINTAH DESA CUKURGONDANG KECAMATAN GRATI KABUPATEN PASURUAN”.
Tidak ada lagi aktivitas keramaian, lampu-lampu remang karaoke padam, warung-warung tutup, dan jalanan lengang.
DAMPAK EKONOMI: TUKANG LAUNDRY, PIJAT, PEMANDU LAGU TERDAMPAK
Penutupan lokalisasi ini berdampak langsung pada roda perekonomian warga sekitar.
“Sejak Karanganyar tutup, sepi mas seperti kuburan. Ekonomi kami menurun drastis. Dulu laundry saya rame tiap hari dari anak-anak wisma, sekarang sepi,” ujar salah satu warga pemilik jasa laundry di sekitar lokasi kepada patriot merah putih NEWS ID.
Senada, seorang mantan pekerja di lokasi tersebut mengaku harus mencari peruntungan di tempat lain.
“Jujur mas, kami bingung. Pemandu lagu, tukang pijat, jastis (jasa cuci), semua harus mengadu nasib di tempat lain. Tidak ada pemasukan lagi di sini,” keluhnya dengan nada lirih.
ALHAMDULILLAH, DUNIA BERUBAH: DULU KARAOKE KINI JADI MUSHOLA
Namun di balik kesepian tersebut, ada sisi positif yang patut diapresiasi. Saat awak media patriot merah putih NEWS ID melintas lebih dalam, terlihat beberapa bangunan yang dulunya tempat karaoke kini telah berubah fungsi menjadi mushola.
“Alhamdulillah dunia jadi berubah. Dulu tempat karaoke, sekarang dibuat mushola. Adem rasanya lihatnya. Semoga ini jadi jalan hijrah yang baik buat semua,” ujar salah satu tokoh warga Desa Cukurgondang.
Warga berharap pemerintah desa tidak hanya menutup, tetapi juga memberikan pembinaan dan solusi ekonomi kreatif bagi warga yang terdampak agar tidak kembali ke dunia lama dan bisa beralih ke usaha yang lebih berkah.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Cukurgondang masih dalam upaya konfirmasi terkait program lanjutan pasca penutupan lokalisasi Karanganyar tersebut.[Tim Pas]



Komentar