SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uncategorized
Beranda » Blog » Identitas Jasad di Pantai Permata Terungkap, Korban Warga Grati Pasuruan Diduga Korban Pembunuhan

Identitas Jasad di Pantai Permata Terungkap, Korban Warga Grati Pasuruan Diduga Korban Pembunuhan

*PROBOLINGGO, patriot merah putih NEWS* – Identitas pria yang ditemukan meninggal dunia di lahan kosong kawasan Jalan Pantai Permata, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo akhirnya terungkap.

Korban diketahui bernama Samsul Arifin (35), warga Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.Kepastian identitas itu didapat setelah Satreskrim Polres Probolinggo Kota mencocokkan hasil sidik jari korban dengan data laporan orang hilang dari Polsek Grati, Polres Pasuruan.”Identifikasi sudah selesai. Kita cocokkan sidik jari dengan laporan orang hilang dari Grati. Hasilnya positif, korban bernama Samsul Arifin, 35 tahun, warga Grati,” ujar Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, Senin 7/7/2026.

Berdasarkan keterangan keluarga, Samsul terakhir kali berpamitan pada Jumat, 3 Juli 2026. Saat itu korban mengaku akan ke Malang untuk membeli stok ember dan bak plastik bersama seorang pria yang baru dikenalnya sekitar 2 hari.”Anak saya pamit hari Jumat mau ke Malang beli ember sama bak plastik.

Katanya bareng temen baru kenal 2 harian. Habis itu HP nya sudah tidak aktif,” kata salah satu anggota keluarga korban saat ditemui di RSUD.Sejak pamit tersebut, keluarga kehilangan kontak dan langsung melaporkan Samsul hilang ke Polsek Grati.Kecurigaan keluarga semakin kuat setelah jasad ditemukan. Sejumlah barang milik korban seperti sepeda motor Honda Beat, telepon seluler, dan tas tidak berada di lokasi kejadian.”Motor, HP, tas nya tidak ada semua. Kami berharap polisi bisa usut tuntas dan barang-barang itu bisa ditemukan,” lanjut keluarga.

Pada Minggu, 5 Juli 2026 pihak keluarga sepakat agar jenazah Samsul menjalani otopsi. Hal ini untuk memastikan penyebab kematian secara ilmiah dan membantu penyidik.”Kami minta diotopsi. Biar jelas penyebabnya apa. Kami ingin pelaku segera tertangkap,” harapnya.Sebelumnya, hasil pemeriksaan awal kepolisian menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, termasuk luka serius di bagian leher. Namun penyebab pasti kematian masih menunggu hasil autopsi dari tim forensik.

Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi Rehab Jembatan Maron Wetan Anggaran Rp200 Juta Ukurannya Lebih Kecil dari Data di Prasasti

Hingga berita ini diterbitkan, Satreskrim Polres Probolinggo Kota masih intens melakukan penyelidikan.Polisi fokus menelusuri aktivitas terakhir korban, mencari keberadaan pria yang terakhir bersama korban, serta melacak barang-barang milik korban yang hilang.”Kami masih dalami. Saksi kami periksa, CCTV kami cek, dan kami lacak keberadaan teman korban yang terakhir ketemu. Mohon doanya agar kasus ini cepat terang,” tutup Kasatreskrim._(Tim patriot Mirah putihNEWS Probolinggo)_

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement