
PROBOLINGGO, WONOASIH – Suasana khidmat dan penuh berkah menyelimuti Kelurahan Wonoasih pada Jum’at malam, 26 Juni 2026. Majelis As-Syatiri bersama masyarakat setempat menggelar acara “Wonoasih Bersholawat” dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) MDS Rijalul Ansor yang ke-14. Momentum istimewa ini juga dirangkai dengan kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim.Acara yang berlangsung dengan penuh antusiasme ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, jajaran jajaran ulama, serta aparatur pemerintahan setempat.

Tampak hadir di lokasi acara:- Salamul Huda, Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo.- KH. Asnawi Sofyan, Pengasuh Pondok Pesantren Rubath As-Syatiri sekaligus Ketua MDS Rijalul Ansor Kota Probolinggo.- Bapak Hasyim, Lurah Wonoasih.- Camat Wonoasih beserta jajaran Forkopimcam, termasuk perwakilan dari Polsek Wonoasih dan Babinsa Wonoasih.

Apresiasi dan Harapan untuk Sahabat AnsorDalam sambutannya, Pengasuh Pondok Pesantren Rubath As-Syatiri, KH. Asnawi Sofyan, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara ini.”Terima kasih banyak untuk sahabat-sahabat semuanya tanpa terkecuali yang sudah hadir dan memberikan dukungan penuh dalam acara harlah pada malam hari ini.

Semoga segala lelah dan khidmah kita semua dicatat sebagai amal ibadah dan menjadi berkah,” tutur KH. Asnawi Sofyan hangat.Kehangatan acara semakin terasa Ketua GP Ansor Kota Probolinggo, Sahabat Salamul Huda, memberikan ucapan selamat milad untuk MDS Rijalul Ansor yang ke-14. Dalam ucapan selamatnya, ia menyelipkan doa mendalam bagi kebesaran Jam’iyah Nahdlatul Ulama.”Selamat Milad yang ke-14 untuk MDS Rijalul Ansor.
Semoga Nahdlatul Ulama selalu berada dalam lindungan Allah SWT, senantiasa diberikan keberkahan, dan terus konsisten dalam menebar kemaslahatan serta merawat jagat,” ungkap Salamul Huda.Acara yang memadukan lantunan sholawat menyentuh hati dari Majelis As-Syatiri dan senyum bahagia para anak yatim ini berjalan dengan aman, tertib, dan sukses, memancarkan semangat religiusitas yang kuat di bumi Wonoasih.(Mamat/Probolinggo)



Komentar