
Probolinggo, 22 Juli 2026 – Memasuki musim kemarau, wilayah Kabupaten Probolinggo kembali diterpa angin kencang yang oleh masyarakat setempat dikenal dengan sebutan Angin Gending. Fenomena yang rutin terjadi setiap tahun, khususnya pada bulan Juli hingga September ini, kerap menyebabkan pohon-pohon tumbang akibat kuatnya hembusan angin.
Seperti yang terjadi pada Selasa malam (22/7/2026) di Jl.Kantor Desa Dusun Kerajan Desa Kerpangan kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo. Sebuah pohon pisang milik Abdurrahman roboh akibat diterjang angin kencang hingga menimpa kabel listrik bertegangan tinggi.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, warga sekitar diminta tetap waspada dan tidak mendekati lokasi karena kabel listrik bertegangan tinggi sangat berbahaya.
Sementara warga tidak melaporkan kejadian tersebut ke PLN unit Probolinggo, dikarnakan masih bisa diperbaiki oleh warga sekitar yang mampuni dalam bidang tersebut, namun masyarakat berharap instansi terkait segera melakukan penanganan agar tidak membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.
Selain itu, warga juga diimbau untuk memangkas atau menebang pohon yang berpotensi tumbang selama musim Angin Gending berlangsung.
Musim Angin Gending menjadi fenomena tahunan yang sudah dikenal masyarakat Probolinggo. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan guna meminimalkan risiko kecelakaan maupun kerusakan yang ditimbulkan akibat angin kencang.(Rasid/Hasan)



Komentar