SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi Pemerintahan Daerah
Beranda » Blog » JUDUL: Proyek Jalan Rp322 Juta di Bulujaran Kidul Disorot LSM Penjara Samad Jawara — Pemasangan Diklaim Benggang, Paving Batu Sudah Pecah Tetap Dipasang  

JUDUL: Proyek Jalan Rp322 Juta di Bulujaran Kidul Disorot LSM Penjara Samad Jawara — Pemasangan Diklaim Benggang, Paving Batu Sudah Pecah Tetap Dipasang  

PROBOLINGGO // Patriotmerahputih.com — Proyek peningkatan jalan di Desa Bulujaran Kidul, Kecamatan Tegal Siwalan, Kabupaten Probolinggo, yang menelan anggaran mencapai Rp322.455.394,00 dari Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo, menuai sorotan tajam dari Ketua LSM Penjara Samad Jawara.

Pemasangan papan proyek telah terpasang di lokasi, namun pelaksanaan pembangunan justru dinilai tidak sesuai standar dan merugikan keuangan negara. Berdasarkan data yang tertera pada papan proyek, pekerjaan ini berupa Peningkatan Jalan Desa Bulujaran Kidul, Kecamatan Tegal Siwalan, Ruas Jalan Oleran–Gunung Bekel R.203 Pokir.

Proyek dikerjakan oleh CV. Alfatirena Persada Kontruksi dengan pengawasan CV. Hasta Konsultan, berdurasi 115 hari kalender, dimulai 6 Juli 2026 dan ditargetkan selesai 8 Oktober 2026. Namun, pantauan di lapangan menunjukkan hal yang memprihatinkan. Ketua LSM Penjara Samad Jawara menyoroti secara spesifik kualitas pemasangan yang dinilai terlalu benggang dan tidak rapi.

Tak hanya itu, sejumlah paving batu yang terlihat sudah pecah dan rusak pun diklaim tetap dipasang oleh pelaksana, padahal seharusnya diganti dengan yang baru. “Kami melihat langsung di lapangan, pemasangannya tidak rapi, terlalu benggang, dan yang lebih parah — paving batu yang sudah jelas pecah dan retak tetap dipasang.

Ini bagaimana nanti bisa awet? Uang rakyat Rp322 juta lebih, kok hasilnya begini?” tegas Ketua LSM Penjara Samad Jawara saat ditemui awak media, Senin (10/8/2026). Ia mempertanyakan peran pengawasan dari CV. Hasta Konsultan yang seharusnya menjamin kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi teknis.

Antisipasi Gangguan Kamtib, Rutan Kraksaan Rutin Geledah Kamar Hunian

Jika sejak awal material rusak dan pemasangan tidak rapi, dikhawatirkan jalan tersebut tidak akan bertahan lama dan cepat rusak kembali, sehingga membebani anggaran daerah untuk perbaikan ulang. Ketua LSM Penjara Samad Jawara meminta pihak Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo turun langsung melakukan pengecekan di lokasi.

Pekerjaan yang tidak memenuhi standar harus segera diperbaiki atau dibongkar pasang ulang dengan material yang layak, agar nilai uang yang dihabiskan sebanding dengan kualitas yang diterima masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pelaksana maupun konsultan pengawas terkait temuan tersebut. Tim liputan Patriot Merah Putih akan terus mengawal pelaksanaan proyek ini hingga selesai.(lihin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement