SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Event/Kegiatan
Beranda » Blog » HUT ke-81 Kemerdekaan RI, IGTKI-PGRI Kabupaten Probolinggo Gelar Lomba Mewarnai Tas Kanvas Mamamia

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, IGTKI-PGRI Kabupaten Probolinggo Gelar Lomba Mewarnai Tas Kanvas Mamamia

probolinggo Semangat kemerdekaan terasa meriah dalam Gebyar Lomba Mewarnai Tas Kanvas Mamamia yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Probolinggo di Aula TK Negeri Pembina 2 Kraksaan, Rabu (26/8/2026).

Sebanyak 79 anak TK dari berbagai kecamatan ambil bagian dalam perlombaan tersebut. Para peserta merupakan anak-anak yang sebelumnya telah lolos seleksi di tingkat kecamatan. Kegiatan ini menjadi salah satu cara IGTKI-PGRI Kabupaten Probolinggo mengisi peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui kegiatan yang edukatif, kreatif dan menyenangkan bagi anak usia dini. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Amik Mutammimah, Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Dikdaya Kecamatan Kraksaan Sofiah Hastuti serta Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Probolinggo Ellyzabeth Evelyn.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Amik Mutammimah mengatakan momentum kemerdekaan tidak hanya dapat dirayakan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aktivitas positif yang memberikan ruang bagi anak untuk berkembang. “Kemerdekaan bukan hanya dirayakan dengan upacara, tetapi juga bisa kita isi dengan kegiatan positif seperti hari ini,” ujarnya.

Menurutnya, lomba mewarnai tas kanvas mamamia tersebut bertujuan menyalurkan kreativitas anak melalui pilihan warna dan karya yang mereka hasilkan, menanamkan rasa cinta tanah air melalui gambar bertema “I Love Indonesia” yang dituangkan pada tas masing-masing peserta serta melatih kemandirian dan sportivitas anak sejak usia dini. “Menang tidak sombong, kalah tidak berkecil hati. Yang paling penting anak-anak berani mencoba dan bangga menjadi anak Indonesia,” jelasnya.

Amik juga memberikan apresiasi kepada IGTKI-PGRI Kabupaten Probolinggo dan TK Negeri Pembina 2 Kraksaan yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada panitia IGTKI-PGRI Kabupaten Probolinggo dan TK Negeri Pembina 2 Kraksaan yang sudah menyelenggarakan acara seindah ini. Terima kasih juga kepada orang tua yang sudah mendukung anak-anaknya,” tuturnya.

Antisipasi Gangguan Kamtib, Rutan Kraksaan Rutin Geledah Kamar Hunian

Sementara Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Probolinggo Ellyzabeth Evelyn mengungkapkan lomba mewarnai tas kanvas Mamamia tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antara guru, orang tua dan anak. Proses perlombaan turut memberikan pengalaman bagi anak untuk berkreasi sekaligus berinteraksi bersama orang tua. “Lomba mewarnai tas kanvas mamamia ini bertujuan untuk menjalin silaturahim dan kerja sama antara orang tua dan anak.

Selain itu, untuk menstimulasi berbagai bidang perkembangan anak, seperti seni, fisik motorik halus, kognitif dan bahasa,” ungkapnya. Vivien menambahkan, kegiatan mewarnai juga dapat menjadi media untuk menanamkan karakter cinta tanah air sejak anak berada pada usia dini. “Pesan yang kami sampaikan adalah bagaimana melalui lomba ini dapat menumbuhkan karakter cinta tanah air kepada anak sejak usia dini,” terangnya.

Ia berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat sinergi antara guru dan wali murid dalam mendukung tumbuh kembang serta pendidikan anak. “Harapan kami, kegiatan ini bisa meningkatkan kerja sama dan koordinasi yang baik antara guru maupun wali murid. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa bersinergi untuk mencerdaskan anak bangsa,” tambahnya. Setelah seluruh peserta menyelesaikan karya, dewan juri melakukan penilaian dan menetapkan para pemenang.

Hasilnya, juara pertama diraih Anita Faiha Alfaruq dari TK Kartini PG Wonolangan Dringu, juara kedua diraih Atika Fitria Tsabita dari TK Namira Kraksaan dan juara ketiga diraih Anasya Felicia Az-Zahra dari TK Negeri Pembina Dringu. Selanjutnya harapan pertama diraih Kaliahora Alifia Mashel dari TK PKK Sukokerto Pajarakan, harapan kedua diraih M. Virey Mayar dari TK Kartini PG Wonolangan Dringu dan harapan ketiga diraih Ainiyyah Ahla Aisyi dari TK Zainul Hasan.

Melalui kegiatan tersebut, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan dalam suasana perlombaan, tetapi juga melalui upaya menumbuhkan kreativitas, kemandirian, sportivitas dan kecintaan terhadap Indonesia pada generasi usia dini.(ABIE)

Usai Pemutihan Wajib Pajak tetap konsisten .Akan Kewajibannya .Membayar Pajak Kendaraan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement