PROBOLINGGO – Kepedulian terhadap anak yatim dan piatu diwujudkan Pondok Pesantren Khoiro Ummah, Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, melalui kegiatan santunan pada Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum pengenalan program unggulan pesantren yang memadukan pendidikan agama, penguasaan bahasa asing, kepemimpinan, kewirausahaan, hingga jurnalistik.
Pengasuh Pondok Pesantren Khoiro Ummah, Nurul Huda, S.Ag., M.H., menyampaikan bahwa program pendidikan pesantren mencakup Tahfidzul Qur’an dengan target hafalan tiga juz selama tiga tahun, pembelajaran bahasa Arab dan Inggris, serta pendalaman kitab kuning.
Tak hanya berfokus pada pendidikan keagamaan, pesantren juga membekali santri dengan keterampilan melalui diklat kepemimpinan dan manajemen, kewirausahaan, diskusi kelompok, serta diklat jurnalistik.

Program tersebut diharapkan mampu membentuk generasi yang berakhlak mulia, mandiri, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan hadrah dari jamaah ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi Gerakan Jum’at Berkah.
Lantunan selawat menambah nuansa religius sekaligus mempererat kebersamaan antara pesantren dan masyarakat.
Melalui kegiatan santunan ini, Pondok Pesantren Khoiro Ummah bersama Gerakan Jum’at Berkah diharapkan terus menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat berbagi, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan memiliki keterampilan untuk masa depan.(Red/Alvin)



Komentar