PROBOLINGGO//Patriotmerahputih.com — Proyek Pembangunan Ruang Radiologi di Puskesmas Maron, Kabupaten Probolinggo, yang dibiayai APBD 2026 senilai Rp479.933.960, dijalankan dengan sejumlah pelanggaran di lapangan. Para pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri (APD), sementara kualitas bahan bangunan yang digunakan sangat diragukan.
Berdasarkan papan proyek Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, pekerjaan ini berlangsung mulai 14 September 2026 hingga 19 Desember 2026 selama 97 hari kalender. Pelaksana proyek adalah CV. Pandan Arum, dengan pengawas CV. Marsya Pratama.
Namun pantauan tim Patriot Merah Putih di lokasi menemukan fakta yang mengkhawatirkan:
✅ Keselamatan kerja diabaikan — Para pekerja terlihat bekerja tanpa helm, sepatu keselamatan, maupun perlindungan dasar lainnya. Standar keselamatan kerja seolah tidak berlaku di proyek ini.
✅ Bahan bangunan diragukan kualitasnya — Batu yang digunakan untuk pengecoran berukuran terlalu kecil dan tidak memenuhi standar teknis. Pasir yang dipakai pun diduga diambil dari sumber lokal tanpa uji kualitas, dikhawatirkan tidak kuat menahan beban bangunan jangka panjang.
Mesin molen ad cuma gak dipake dilapangan pake manual

✅ Kontraktor tidak memberikan tanggapan — Tim media telah berupaya mengonfirmasi hal ini kepada pihak pelaksana CV. Pandan Arum, namun hingga berita ini diturunkan tidak ada jawaban atau penjelasan apa pun.
Warga sekitar mempertanyakan:
“Uang rakyat ratusan juta, kok bahannya seadanya? Kalau bangunan ambruk nanti siapa yang tanggung? Pengawasnya kemana?”
Media Patriot Merah Putih mendesak:
1. Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo segera turun ke lokasi, periksa kualitas bahan dan kepatuhan keselamatan kerja
2. Pengawas CV. Marsya Pratama jelaskan apa yang diawasi selama ini
3. Inspektorat lakukan pemeriksaan menyeluruh; jika terbukti bahan tidak standar, minta perbaikan atau ganti rugi
Jangan sampai proyek kesehatan yang menelan biaya besar ini dibangun asal-jadi dan membahayakan warga yang akan menggunakannya nanti.
Patriot Merah Putih akan terus mengawal hingga tuntas.(tim)



Komentar