SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uncategorized
Beranda » Blog » GMB Kecewa Tak Direspons, Akan Demo Bea Cukai Madura

GMB Kecewa Tak Direspons, Akan Demo Bea Cukai Madura

PAMEKASAN//Patriotmerahputih .com– Upaya audiensi yang dilakukan sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Melati Bersatu (GMB) dengan Bea Cukai (BC) Madura berujung kekecewaan. GMB menilai tidak adanya respons dari pihak Bea Cukai menunjukkan buruknya pelayanan publik, khususnya dalam menerima aspirasi masyarakat.
Koordinator GMB, Suja’i, mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat permohonan audiensi secara resmi dengan Nomor: 03/GMB/VII/2026 sejak 31 Juli 2026. Audiensi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di Kantor Bea Cukai Madura.

Namun, hingga waktu yang telah ditentukan, menurut Suja’i, tidak ada konfirmasi maupun pemberitahuan dari pihak Bea Cukai Madura terkait pembatalan atau ketidakhadiran dalam agenda tersebut.
“Surat pemberitahuan sudah kami layangkan sejak tanggal 31 Juli, tetapi sampai hari pelaksanaan tidak ada respons positif dari Bea Cukai Madura,” ujar Suja’i.

Ia menjelaskan, audiensi itu bertujuan menyampaikan sejumlah masukan terkait proses penerbitan izin operasional perusahaan barang kena cukai yang dinilai memerlukan waktu terlalu lama.

“Setelah kami kaji berdasarkan peraturan, penerbitan izin seharusnya maksimal satu bulan. Namun kenyataannya, ada yang harus menunggu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menghambat aktivitas dunia usaha dan berdampak pada masyarakat yang membutuhkan kepastian pelayanan.
GMB pun mempertanyakan kualitas pelayanan publik di lingkungan Bea Cukai Madura. Suja’i menilai, apabila permohonan audiensi dari masyarakat saja tidak mendapatkan tanggapan yang layak, maka hal itu patut menjadi perhatian.

Polres Pasuruan Beri Klarifikasi Meninggalnya Korban Diduga Tersangka Judol, Komitmen Usut Tuntas dan Transparan

“Buruknya pelayanan di Bea Cukai menjadi atensi kami. Bea Cukai Madura tidak boleh menjadi penghambat usaha masyarakat dalam memperoleh izin operasional perusahaan,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, GMB berencana kembali melayangkan surat kepada Bea Cukai Madura. Namun, kali ini bukan untuk mengajukan audiensi, melainkan sebagai pemberitahuan rencana aksi unjuk rasa.

“Selanjutnya kami akan bersurat kembali. Kami memastikan akan menggelar aksi bersama ratusan pemuda dan sejumlah elemen masyarakat sebagai bentuk protes terhadap pelayanan Bea Cukai Madura,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bea Cukai Madura belum memberikan keterangan atau tanggapan resmi terkait pernyataan dan keluhan yang disampaikan oleh Gerakan Melati Bersatu (GMB).(Endang).

Nongkrong Asri Pinggir Sawah, Warung Lesehan Sambel Ijo Rejoso Favorit Rakor dan Hajatan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement