
PASURUAN, Patriotmerahputih.com
– Warga Desa Karangjati, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan sudah 4 bulan dilanda kekeringan. Ketiadaan sumber air bersih membuat aktivitas sehari-hari masyarakat terganggu.Sejak Juni 2026, sumur-sumur warga mulai mengering. Untuk kebutuhan mandi, cuci, hingga minum, warga terpaksa membeli air atau menunggu jadwal droping bantuan.Sekretaris Desa Karangjati menyampaikan keprihatinannya.
Ia berharap pemerintah segera turun tangan.”Masyarakat Desa Karangjati sangat membutuhkan air bersih. Sudah 4 bulan ini kami mengalami kekeringan. Kami mohon kepada pemerintah, khususnya dinas terkait, untuk segera menurunkan tim perencanaan untuk pengeboran air,” ujar Sekdes Karangjati, Kamis 16/7/2026.Sekdes juga mengungkapkan kekhawatirannya jika kondisi ini berlarut. “Kami tidak bisa terus mengandalkan bantuan. Warga butuh solusi jangka panjang. Harapan kami, secepatnya ada sumur bor agar kebutuhan air warga bisa terpenuhi.

Agar masyarakat Desa Karangjati tidak kekurangan air, layak seperti desa yang lainnya,” tambahnya.Namun pemerintah desa mengaku trauma untuk langsung melakukan pengeboran. Pasalnya, dulu pernah dilakukan pengeboran dengan kedalaman 115 meter namun tidak membuahkan hasil.”Dulu pernah ada pengeboran sampai kedalaman 115 meter, tapi belum keluar air.
Eman biayanya, takut sudah dibor tidak keluar air,” jelas Sekdes saat diwawancarai awak media.Keluhan warga juga semakin deras. Jum’at 17/7/2026, Ibu Jainap warga Krajan Barat mengaku kesulitan mendapatkan air.”Bantuan air bersih dari BPBD sudah lama tidak kirim. Air PDAM kadang 3 hari tidak keluar airnya pak,” ujar Ibu Jainap.
Menurut Sekdes, jika tidak segera ditangani dikhawatirkan akan muncul masalah kesehatan dan konflik sosial akibat kesulitan air bersih.Warga berharap pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten segera berkoordinasi dan melakukan kajian ulang titik pengeboran, agar program penyediaan air bersih bisa segera direalisasikan di Desa Karangjati._(a.b. patriot Pasuruan)_



Komentar