.PROBOLINGGO – Geliat sepak bola di Probolinggo kian membara menjelang bergulirnya kompetisi bergengsi, Liga Kemerdekaan 2026.
Guna menyambut turnamen akbar yang dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus mendatang, Stadion Istora FC Wonoasih terus bersolek. Fokus utama saat ini adalah percepatan serta peningkatan kualitas infrastruktur, khususnya pada sistem pencahayaan stadion.Pihak manajemen kini tengah melanjutkan proyek pemasangan lampu penerangan di setiap sudut lapangan.
Langkah strategis ini diambil demi memastikan seluruh rangkaian pertandingan yang dijadwalkan sore hari dan pada malam hari dapat berjalan dengan standar visual yang optimal.Transformasi Infrastruktur dan Standarisasi StadionKetua Pengurus Istora FC, Abah Umar Hamzah, menjelaskan bahwa peningkatan fasilitas ini merupakan komitmen serius dari pihak manajemen untuk menghadirkan atmosfer pertandingan yang profesional.”Sebelumnya, kami telah mengoperasikan 16 titik lampu di pinggir lapangan.
Untuk fase berikutnya, kami akan menambahkan 6 hingga 8 lampu di setiap sudut stadion. Ini semua kami persiapkan agar kompetisi malam hari dapat berjalan tanpa kendala teknis pencahayaan,” ujar Abah Umar Hamzah.Beliau juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap soliditas internal manajemen yang tanpa lelah merawat dan mengembangkan Stadion Istora FC.Sentuhan Tangan Dingin Legenda Arema FC sisi menarik dari kebangkitan Istora FC Wonoasih tidak lepas dari hadirnya sosok juru taktik berpengalaman.
Kursi kepelatihan (head coach) kini dipercayakan kepada Ahmad Junaidi, salah satu pemain legendaris yang pernah membesarkan nama Arema FC.Kehadiran Ahmad Junaidi membawa angin segar, terutama dalam misi menjaring dan mengasah bakat-bakat lokal (local genius) dari kawasan Wonoasih agar mampu menembus panggung sepak bola nasional.Dalam sebuah kesempatan, Ahmad Junaidi memberikan suntikan motivasi yang mendalam kepada para anak asuhnya:Konsistensi adalah Kunci: Bersikap pantang menyerah dan terus mengasah kemampuan di setiap sesi latihan.Dedikasi pada Impian: Menjadikan sepak bola bukan sekadar hobi, melainkan jalan hidup menuju kesuksesan profesional.Turnamen Bergengsi dengan Gengsi TinggiLiga Kemerdekaan 2026 diprediksi akan menjadi salah satu panggung sepak bola paling kompetitif di Probolinggo tahun ini.
Mengusung format yang terbuka dan kompetitif, turnamen ini dipastikan bakal menyedot perhatian publik luas.Detail Turnamen Spesifikasi Kompetisi :Kategori UmurBebas Usia (Open Age)Regulasi PemainBebas Bon (Pemain Luar/Undangan)Total HadiahRp50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah)Jumlah Peserta 32 tim terbaik sistem kompetisi sistem gugur (Knockout Stage)”Ini adalah ajang bergengsi. Selain memperebutkan total hadiah yang besar, misi utama kami adalah menemukan dan menyaring bibit-bibit pesepak bola terbaik yang ada di Probolinggo,” pungkas Abah Umar Hamzah menutup sesi wawancara.Dengan kombinasi infrastruktur stadion yang kian megah, manajemen yang solid, serta bimbingan pelatih berkaliber legenda, Istora FC Wonoasih siap menyajikan tontonan sepak bola berkelas tinggi di musim panas ini. ( Mamad)



Komentar