SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukum Kepolisian Polri
Beranda » Blog » RP725 JUTA APBN AMENITAS SEGORO PURO DISOROT! CV MAHARDIKA TUDING KERJA ASAL-ASALAN, PENGAWAS CV MEGA BUNGKAM

RP725 JUTA APBN AMENITAS SEGORO PURO DISOROT! CV MAHARDIKA TUDING KERJA ASAL-ASALAN, PENGAWAS CV MEGA BUNGKAM

“Anggaran Ratusan Juta, Kok Hasilnya Begini? Ini Merugikan Rakyat” – Warga

PASURUAN, Patriotmerahputih.com

Proyek Pembangunan Amenitas Wisata Religi Segoro Puro di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur dengan nilai kontrak Rp725.055.283,44 diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.

Temuan tersebut diungkap Tim PATRIOT MERAH PUTIH ONLINE saat melakukan sidak ke lokasi proyek, Rabu 9 September 2026 pukul 15.30 WIB. Proyek ini diketahui dikerjakan oleh CV. Mahardika dengan Konsultan Pengawas CV. Mega Galaksi Konsulindo.

Pasangan Batu “Gantung”, Material Diduga Tidak Standar

Dari pantauan di lapangan, pasangan batu banyak yang “gantung” dan tidak padat. Material pasir yang digunakan berwarna merah dan diduga merupakan pasir lokal yang kualitasnya di bawah standar.

Lapor Bu Kapolres!! Kok Penegasan Tindakan Berdasarkan Supremasi Hukum Tak Berlaku Pada Aktivitas Penambangan di Tembelok-Keranggan dan DAS Kampak?

Campuran adukan juga dinilai “loloh” atau terlalu encer. Parahnya, di beberapa titik air sudah menggenang di atas pasangan batu yang baru dipasang.

“Iya mas, itu batunya gantung semua. Pasirnya merah, bukan pasir urug yang bagus. Campurannya juga encer. Baru dipasang sudah tergenang air. Ini kalau kena hujan deras pasti ambruk,” ujar Pak Suyono, warga sekitar lokasi proyek.

Diduga Ada Modifikasi Besi Proyek

Selain material, warga juga menyoroti penggunaan besi yang diduga tidak sesuai RAB.
“Besinya kelihatan kecil-kecil dan jaraknya jarang. Diduga dimodifikasi untuk menggaet keuntungan yang lebih besar. Anggaran ratusan juta tidak sedikit loh ini,” tegas Suyono dengan nada kesal.

Senada, tokoh masyarakat Rejoso juga menyayangkan pengerjaan proyek tersebut.
“Anggaran 725 juta itu besar. Harusnya hasilnya maksimal. Tapi lihat sendiri, batunya gantung, campurannya asal. Ini jelas merugikan rakyat dan negara. Pengawasnya harus bertanggung jawab,” ujarnya.

Tim PATRIOT MERAH PUTIH.ONLINE juga telah berupaya melakukan konfirmasi kepada CV. Mahardika selaku pelaksana, CV. Mega Galaksi Konsulindo selaku konsultan pengawas, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, namun belum mendapatkan jawaban resmi.

Program PemutihanWajib Pajak Alami Peningkatan Di KB Samsat Bangil

“Kami sudah berusaha menemui penanggung jawab di lapangan, tapi tidak ada. Padahal publik berhak tahu kemana uang 725 juta ini digunakan,” ujar Tim Media PATRIOT MERAH PUTIH ONLINE.

Warga Desak Audit Menyeluruh

Melihat banyaknya kejanggalan, warga mendesak Inspektorat Kabupaten Pasuruan dan Dinas Pariwisata segera melakukan audit.

“Ini wisata religi. Harusnya dibangun bagus dan kuat. Jangan asal jadi. Tolong diawasi biar tidak merugikan negara dan mengecewakan masyarakat,” pungkas warga.

Reporter: .PATRIOT MERAH PUTIH.ONLINE Kabupaten Pasuruan

TERBONGKAR! Penetapan Bakal Calon Perangkat Desa Sumber Dawesari Dihadiri Forkopimcam Grati, MADAS: Ada Apa?!

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement